Kejahatan-Siber-Meningkat-Cari-Tahu-Faktanya-di-Sini!-

Pandemi meningkatkan jumlah pengguna internet karena orang sekarang beralih ke interaksi online untuk membatasi pergerakan orang di luar. Tanpa kita sadari, seiring dengan meningkatnya jumlah pengguna internet, begitu pula jumlah kejahatan dunia maya.

Cybercrime bukanlah kata baru, sejak munculnya internet dua dekade lalu, cybercrime telah muncul. Namun, Anda mungkin tidak menyadari bahaya kejahatan dunia maya, jadi mari cari tahu faktanya di sini.
Dirilis pada tahun 2000-an

Kejahatan-Siber-Meningkat-Cari-Tahu-Faktanya-di-Sini!-Jika Anda mendengar kata cybercrime baru-baru ini, bukan berarti itu baru. Padahal, kata cybercrime sudah ada selama 20 tahun, tepatnya tahun 2000-an.

 

Ini hanya untuk kata cybercrime, lho. Kejahatan dunia maya pertama terjadi pada tahun 1988

ketika hampir 10% komputer yang terhubung ke internet di seluruh dunia mati total karena virus yang dibuat oleh penjahat dunia maya.

Cybercrime menempati urutan kedua di Indonesia setelah Jepang menurut Gudangssl.id. Ini bukan pencapaian yang baik, sehingga kualitas keamanan siber di Indonesia perlu lebih ditingkatkan. Dengan meningkatnya jumlah pengguna internet di masa pandemi COVID19, semakin banyak pengguna internet yang perlu dilindungi dari kejahatan dunia maya.
Definisi kejahatan dunia maya

Cybercrime adalah tindakan kriminal yang dilakukan dengan menggunakan media internet

. Tindak pidana tersebut ditujukan untuk keuntungan pribadi dan tentunya merugikan pihak lain.

Cybercrime biasanya dilakukan oleh orang yang mengerti IT (teknologi internet) dan korbannya biasanya orang yang kurang ahli di dunia IT seperti anak-anak, orang tua dan pengguna internet baru.
Jenis-jenis kejahatan dunia maya

Ada banyak jenis kejahatan dunia maya di dunia, namun secara umum berikut ini yang paling populer.
Akses tidak sah

Secara harfiah, akses tidak sah berarti akses yang tidak sah. Akses ini tidak dilakukan oleh orang yang berwenang atau legal atau bisa juga disebut sebagai akses ilegal.

Akses tidak sah terjadi setelah cybercriminal membobol akun korban

, mencuri kredensial login, dll. Biasanya merugikan korban berupa kehilangan akun, kehilangan data, bahkan kehilangan uang.
Konten ilegal

Konten ilegal adalah jenis kejahatan dunia maya yang melibatkan pembuatan konten yang salah informasi, salah, melanggar hukum, dan berbahaya. Contoh kejahatan ini adalah konten HOAX yang sudah lama beredar di masyarakat. Untuk menghadapi HOAX, masyarakat harus diedukasi tentang pentingnya mengecek berita yang beredar.
Potong – retak

Hacking dan cracking adalah contoh kejahatan dunia maya yang paling umum. Hacking dan cracking adalah tindakan yang melibatkan akun, situs web, menyebarkan virus, dll. Motif hacking dan cracking berbeda, ada yang dimotivasi oleh uang, balas dendam, atau hanya beberapa bentuk gratifikasi.
Pemalsuan data

Pemalsuan data adalah jenis kejahatan dunia maya yang relatif baru. Ini melibatkan pemalsuan data dokumen penting yang disimpan sebagai dokumen tidak tertulis. Contoh kasus ini adalah duplikasi web internet banking BCA Klikbca.com.

Penjahat justru menggandakan Klikbca.com asli, padahal palsu, dan alamatnya dibuat serupa, yaitu Klik-bca.com, kilk.bca.com dan clickbca.com. Dalam kasus domain serupa tetapi palsu, data dapat dicuri jika pelanggan memasukkan nama pengguna dan kata sandi di sana.
peta

Carding, seperti namanya, adalah jenis kejahatan dunia maya yang (biasanya) melibatkan pemegang kartu kredit. Biasanya, para penjahat telah mengantongi detail kartu kredit calon korbannya agar bisa digunakan untuk bertransaksi. Oleh karena itu, kartu kredit kini dilindungi dengan sistem keamanan berlapis seperti 3D Secure, chip kartu kredit, dan PIN kartu kredit.
Data pencurian

Di era transformasi digital saat ini, data merupakan aset penting. Oleh karena itu, tidak jarang data diserang oleh penjahat cyber. Pencurian data penting telah menyebar luas, baik untuk penggunaan pribadi maupun untuk dijual kembali kepada pihak ketiga.
Spionase dunia maya

Cyber spionage adalah tindakan memata-matai orang lain menggunakan internet. Tindakan ini dilakukan untuk mencuri data penting pemerintah atau militer menggunakan server proxy.

Semoga dengan mengetahui fakta-fakta di atas tentang cybercrime, kita semua bisa lebih berhati-hati di internet. Jangan sampai menjadi korban penjahat cyber yang motifnya berbeda-beda, simak di bawah ini

Lihat Juga :

https://mozillalinks.org/
https://jurubicara.id/
https://memphisthemusical.com/
https://minglebox.com/
https://jadwalxxi.id/
https://desamembangun.id/
https://kanreg12bkn.id/
https://ejurnalbalaibahasa.id/
https://ppdb-batam.id/
https://balaibahasajateng.id/