Alasan Bayi dan Balita Lebih Sering Muntah

Bayi dan Balita sering mutah

Semua orangtua pasti memperhatikan kesehatan anaknya, apa lagi saat masih bayi. Semua faktor tentu jadi perhatian, seperti minuman dan makanan. Walaupun demikian, bayi mungkin alami beberapa gejala yang membuat orangtua was-was.

Seperti dalam muntah, hal itu kelihatan lumrah terjadi pada bayi. Rupanya bayi kerap muntah, dan itu jangan dipandang hal yang lumrah sebab bisa saja sebagai tanda-tanda penyakit. Karena itu, ibu harus tahu apa argumen bayi sering muntah.

Keracunan

Hal ini terjadi jika anak ibu secara tidak menyengaja menelan suatu hal yang beracun atau makan suatu hal yang lewat waktu. Bila hal tersebut terjadi, mungkin anak ibu keracunan makanan yang bisa mengakibatkan demam dan muntah.

Untuk menahan hal tersebut, orangtua harus betul-betul memantau lingkungan disekitaran tempat tidur atau tempat untuk bermain bayi. Jauhi beberapa barang beresiko dan beracun dari capaian bayi dan pemantauan dari orangtua ialah poin penting.

Alergi Makanan

Salah satu penyebab bayi kerap muntah ialah alergi makanan. Bila anak ibu sebentar sesudah konsumsi makanan alami tanda-tanda seperti mual, muntah, sampai sakit pada bagian perut, peluang ia terserang alergi makanan. Gejala-gejala yang terlihat saat alami alergi makanan ialah kulit memeras atau gatal, dan lebam di wajah, mata, mulut, atau lidah.

Sebagai orang-tua, ibu selalu harus memerhatikan konsumsi makanan Sang Kecil. Bila ingin lebih percaya, ibu dapat jalani test alergi di lab supaya tahu makanan apa yang tidak pas untuk bayi.

Gastroenteritis Akut

Gastroenteritis ialah infeksi organ dalam yang disebabkan karena bakteri atau virus. Tanda-tandanya dengan diawali demam enteng, kerap muntah, diare, dan ngilu pada perut. Beberapa gejala itu umumnya berjalan sepanjang 3-7 hari. Bila bayi ibu alami hal sama, seharusnya mulai siaga.

Untuk menanganinya, pertama kali ibu harus sembuhkan keadaan bayi dengan kembalikan cairan badannya. Sesudah bayi muntah, berikan interval sesaat saat sebelum ibu masukkan cairan kembali. Sesudah dirasakan sembuh, ibu dapat berunding sama dokter atau memberi obat yang tepat.

GERD (Gastroesophageal Reflux)

GERD merupakan salah satu abnormalitas yang mengakibatkan bayi kerap muntah. GERD muncul karena otot esofagus bayi dan lambung tidak bekerja yang baik yang menyebabkan makanan dan asam lambung kembali naik ke kerongkongan. Saat alami ini, perut, dada, dan kerongkongan bayi akan berasa tidak nyaman.

Baca Artikel : Asi eksklusif

Muntah Setiap Minum ASI

Hal ini sering terjadi pada bayi dengan usia sekitaran dua minggu sampai empat bulan. Pemicunya ialah penebalan otot pada jalan keluar perut atau yang dikenali dengan hypertrophic pyloric stenosis. Penebalan ini mengakibatkan makanan atau ASI susah untuk masuk ke usus lembut.

Untuk menanganinya, operasi harus dilaksanakan untuk memperlebar jalan keluar pada perut bayi. Walaupun demikian, belum pasti semua bayi yang kerap muntah saat minum ASI terserang tanda-tanda ini. Bisa saja karena oleh terlalu kenyang atau alergi MPASI.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *