Standard Teknologi Akuntansi Keuangan

Teknologi Akuntansi Keuangan

Dalam artikel awalnya pernah sedikit disentil berkenaan standaraisasi akntansi. Tujuannya ialah dalam akuntansi ada banyak standard, ketentuan atau persyaratan yang perlu disanggupi dalam tiap laporan nya.

Standarisasi ini disebutkan standard akuntansi keuangan atau yang umum dipersingkat dengan SAK. Apa kah standard terseebut? Saat sebelum mengulas hal tersebut sebaiknya kita ketahui lebih dahulu apakah itu SAK.

Dari makna kata standard kita mengetahui jika standard itu masih tetap ada hubungannya dengan krtiteria minimum. Nah dari persyaratan minimum itu ada ketentuan atau beberapa poin yang perlu disanggupi. Beberapa poin ini yang umum jadi perhatian untuk sebuah standard.

Hubungan standard dengan akuntansi, semakin khusus kembali akuntansi keuangan ini dengan beberapa poin yang haarus disanggupi dalan pembikinan neraca keuangan. Dalam point ini diuraikan apa transaksi bisnis yang penting dicatat, bagaimanakah cara menulis dan menyuguhkannya.

Jadi Standard Akuntansi Keuangan ini bisa disimpulkan sebagai langkah atau ketentuan untuk menyuguhkan info keuangan dari sebuah aktivitas usaha. Arah dari ketentuan ini untuk keseragaman dan keringanan memperoleh info dari laporan itu.

Standard ini ada dari persetujuan bersama. Persetujuan siapa sajakah? Standard akuntansi ini diatur, dibikin dan ditetapkan oleh instansi sah atau Standar Seting Bodi. Ada beberapa instansi sah yang membuat standard ini. Agar semakin tahu silakan lanjut membaca.

Sama seperti yang dijumpai jika standard akuntansi keuangan ini dibuat oleh instansi sah. Instansi sah ini akan tentukan beragam standard dari tiap tipe laporan yang ada. Berikut harmony rangkum beberapa instansi sah atau standar seting bodi yang umum ada di Indonesia

Ikatan Akuntansi Indonesia (IAI)

Lembaga ini sebagai kelompok dari semua akuntan yang berada di Indonesia. Segalanya yang berkitan dengan akuntasi di Indonesia ditata oleh instansi ini tidak kecuali dengan standard akuntansi keuangan itu. Untuk hasilkan SAK ada beberapa bagian yang perlu dilalui lebih dulu. Pertama ialah sisi Dewan Standard Akuntansi yang bekerja membuat standard itu. Kemudian diteruskan ke sisi ke-2 yakni Komite Legitimasi Standard Akuntansi Keuangan Indonesia untuk dilihat kembali baru selanjutnya disahkankn pada konferensi IAI.

Financial Accounting Standard Board (FASB)

Lembaga ini sebagai instansi yang berada di USA. Sama dengan IAI lembag ini bekerja menetapkan standard yang sudah diatur. FASB pertama kalinya hasilkan Pernyataan of Accouting Standar and Interpretation yang termuat dalam Akunting Research Bulletin yang dikeluarkan oleh AICPA.

International Financial Report Standard (IFRS)

Pada awalnya instansi ini dikenali bernama International Akunting Standar Committee (IASC). Instansi ini berada di London dan jadi pesang dengan FASB dalam banyak hal.

Pilar Standar Akuntansi Keuangan

Beragamnya tipe neraca keuangan yang ada mewajibkan ada standard atau ketentuan yang berbeda juga. Misalnya neraca keuangan usaha pasti ekan berlainan dengan neraca keuangan pemerintah. Di indonesia standard akuntansi keuangan ini terdiri jadi 4 tipe atau dapat disebutkan dengan 4 pilar standard akuntansi keuangan. Berikut akan diterangkan satu-satu berkenaan 4 pilar itu.

PSAK-IFRS

PSAK-IFRS sebagai akronim dari Pengakuan Standard Akuntansi Keuangan – International Financial Report Standar. PSAK ini ialah nama lain dari SAK yang telah diaplikasikan seutuhnya di tahun 2012.

Pada PSAK ini harus diaplikasikan untuk substansi dengan responsibilitas yang memiliki sifat umum misalnya : Emiten, perusahaan khalayak, perbankan, asuransi, dan BUMN.

Arah dari PSAK ini ialah memberinya info yang berkaitan untuk pemakai neraca keuangan. Lantas mengapa harus IFRS? Karena Indonesia ialah anggota dari IFAC yang jadikan IFRS sebagai standard akuntansinya, hingga Indonesia harus patuhi persetujuan sebagai anggota atau disebutkan Pernyataan Membership Obligation (SMO)

SAK-ETAP

SAK ETAP ialah Standar akuntansi keuangan untuk Substansi Tanpa Responsibilitas Khalayak. ETAP biasa dipakai untuk etenitas yang akuntanbilitas publiknya tidak berarti dan laporan keuangannya cuman untuk maksud umum untuk pemakai external

ETAP memakai referensi IFRS untuk Small Media Enterprises. SAK-ETAP diedarkan di tahun 2009 dan berlaku efisien 1 Januari 2011 dan bisa diaplikasikan pada 1 Januari 2010 . Maka dapat disebutkan jika ETAP ini sebagai anak dari IFRS.

PSAK Syariah

Indonesia yang sebagian besar warga nya beragama islam pasti memerlukan banyak kebijakan yang kuat hubungannya dengan islam. Seperti ada beragam instansi berbasiskan syariah misalkan bank syariah, pegadaian syariah, tubuh zakat dan lain-lain. Semua instansi ini pasti perlu standard tertentu untuk transaksi bisnis yang sedikit berlainan dengan yang umum karenanya munculah PSAK Syariah.

PSAK Syariah dipakai oleh substansi yang lakukan transaksi bisnis syariah baik substansi instansi syariah atau instansi non syariah. Dalam PSAK Syariah ini peningkatan dilaksanakan dengan mode PSAK umum tetapi PSAK ini berbasiskan syariah dengan referensi fatwa-fatwa yang dikeluarkan MUI.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *