Jenis Model Bisnis Digital yang Jarang Dipahami Orang

Jenis Model Bisnis Digital

Perkembangan digital munculkan jumlahnya model usaha baru yang makin bermacam dan adaptive. Dengan beragam tehnologi seperti pembayaran online, mode berlangganan, jasa online seperti jasa iklan google yang membuat usaha bisa juga mengeksploitasi kesempatan-peluang lain di dunia digital.

Usaha juga dapat memperoleh keuntungan lebih kekinian memakai satu atau beragam jenis mode usaha digital layaknya seperti startup. Model bisnis yang baik adalah aspek terpenting dalam kesuksesan usaha.

Beberapa model ini sering ada dari penyesuaian mode usaha lama yang adaptive di zaman digital. Ada beberapa tipe mode usaha di dunia digital, tetapi secara simpel kita akan mengelompokkan hal itu dalam mode, yakni:

 

Infomediary

Model bisnis ini menyambungkan customer dengan kurasi info yang memiliki sifat detil dan berharga. Mode usaha ini memperoleh keuntungan dari ongkos berlangganan atau ongkos akses.

Mode ini memercayakan kualitas dari kurasi info yang disiapkan, makin berkualitas atau berguna karena itu makin mahal harga yang dijajakan. Contoh perusahaan yang menggunakan mode usaha ini ialah Kompas dengan kompas.id dan Bloomberg dengan Bloomberg Terminal.

 

Brokerage/Marketplace

Model bisnis ini pada dasarnya menyambungkan penjual dan konsumen pada satu tempat. Brokerage ataupun lebih kekinian disebutkan marketplace akan memperoleh keuntungan dari ongkos service pemakaian basis, komisi pemasaran, atau jasa iklan untuk penjual.

Mode usaha ini arahkan usaha usaha untuk kumpulkan sebanyaknya penjual dan konsumen. Contoh yang umum di Indonesia misalnya: Tokopedia, Shopee, Bukalapak, dan lain-lain.

 

Advertising

Model bisnis ini menyambungkan beberapa pemasang iklan dengan pemilik media. Dalam digital, sering pemilik media memiliki mode usaha advertensi untuk menyiapkan iklan langsung ke platformnya. Mode usaha ini memperoleh keuntungan dari prosentase komisi jual iklan, atau ongkos iklan bila mempunyai basis media.

Mode ini memercayakan jumlahnya pemakai yang dapat dikasih iklan oleh beberapa pemasang iklan. Contoh perusahaan yang memakai mode ini ialah Google dengan Google Ads, Facebook dan Instagram dengan Facebook Ads, dan beberapa marketplace seperti Shopee dengan Shopee Iklanku.

 

Affiliate

Model bisnis ini tawarkan produk yang dipunyai oleh perusahaan lain, dengan keuntungan berbentuk prosentase keuntungan bila terjadi pemasaran. Mode usaha ini tidak bayar komisi apa saja bila tidak ada pemasaran atau tindakan alterasi apa saja yang terjadi.

 

Community

Model bisnis ini memercayakan komune yang aktif dan engagement yang tinggi untuk memulai usahanya. Langkah perusahaan memperoleh keuntungan dari mode usaha community dapat dengan ongkos berlangganan, jasa iklan, jualan langsung, atau yang lain.

 

Merchant

Model bisnis ini sama dengan mode usaha yang telah ada saat sebelum zaman digital, tetapi bedanya berada pada pendayagunaan digital sebagai aliran distribusi dan marketing. Mode usaha ini memperoleh keuntungan dari pemasaran produk yang dibuat.

 

Subscription

Model bisnis ini membebankan ongkos tertentu ke customer sebagai tukar untuk memakai service yang dijajakan. Makin banyak pemakai yang dipunyai karena itu makin besar pendapatan yang didapat. Contoh perusahaan yang jalankan mode usaha ini ialah Netflix, Spotify, dan yang lain.

 

Nah itulah tadi beberapa jenis bisnis digital yang jarang diketahui orang. Semoga apa yang kami jelaskan di atas bermanfaat. Terima kasih.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *