7 Berita Ini Sukses Bikin Ngelus Dada dan Istigfar Berjamaah

berita terkini

Minggu ini agak banyak informasi yang buat kita geli sampai geregetan. Tiap membuka sosial media, rasanya ada saja info yang sukses buat ngelus dada bahkan juga istigfar berjemaah. Satu diantaranya seperti pengakuan polemis Pak Yasonna Laoly, Menteri Hukum dan HAM itu.

Periode beliau ngomong jika kemiskinan ialah sumber dari kriminalitas, terus memberi misalnya dengan memperbandingkan teritori Tanjung Priok versus Menteng. Priok pusat kriminalitas karena masyarakatnya miskin, dan Menteng teritori elit yang jauh dari perlakuan kriminil. Wadaw… Tidak inget apa ya jika koruptor-koruptor negeri banyak yang tinggal di Menteng?

Itu baru satu, Guys. Masih tetap ada 7 informasi yang lain yang tidak kalah fantastis. kalian yang kemarin-kemarin terlampau repot sampai tidak up-date informasi, baca pembahasan berikut saja agar tidak ketinggal

  1. Yasonna Laoly kembali lagi mengundang pro-kontra dengan pengakuannya yang menyenggol masyarakat Priok. Duh, Pak, periode tidak cukup sich walau sebenarnya tempo hari kan habis perselisihan sama Dian Sastro…

Kantor Kementerian Hukum dan HAM digeruduk massa hari Rabu (22/1) tempo hari. Massa yang tiba dari Priok gunakan sepeda motor dan angkutan metromini itu tidak terima dengan pengakuan Pak Yasonna masalah kriminalitas yang mengambil sumber dari kemiskinan.

Mereka tersinggung dibanding sama teritori Menteng yang berisi beberapa orang elit hingga angka kriminalitas kecil. Warga-warga Priok itu menuntut Yasonna agar meminta maaf di media besar, karena jika tidak, mereka akan tiba dengan semakin banyak massa.

Sekarang sich Pak Yasonna telah meminta maaf dan menyesali pengakuannya. Mudah-mudahan saja betulan menyesal dan tidak ngulangi kembali ya, Bapaque

Baca Juga: Jejak pewarta.

  1. Belakangan khalayak dibikin ramai dengan munculnya beberapa kerajaan gadungan secara tiba-tiba. Kembali trend atau bagaimana sich?

Setelah raja dan ratu Keraton Agung Sejagat ditangkap polisi atas sangkaan kasus penipuan, tidak lama ada kembali kerajaan lain di Bandung, namanya Sunda Empire. Kerajaan itu mengeklaim dapat mengontrol nuklir dan beranggota 54 negara dunia. Mereka ada dengan arah mengatur dunia untuk capai perdamaian.

Tidak cuman sampai situ, mereka ngaku jika punyai dana di Bank Swiss! Jika memang mereka ingin mengatur dunia, kok tempo hari cocok kembali panas-panasnya perselisihan Iran-AS mereka tidak ada jadi perantara sich?? Terlambat jika timbulnya baru saat ini

Simak Juga: Jejak unsyiah.

  1. Ada juga rumor jika MUI keluarkan fatwa haram buat Netflix. Rumor ini buat sahabat Netflix sejati dingin panas~

MUI sempat diberitakan sudah memfatwa haram service Netflix. Sudah pasti berita ini buat muda-mudi yang hoby chill dan nontonin Netflix marah. MUI menjadi bahan bulan-bulanan di mana saja, khususnya sosial media. Tetapi tidak lama ada pernyataan dari Ketua Komisi Fatwa MUI Hasanudin AF yang ngomong jika isu di atas tidak betul.

Ia justru ngaku tidak tahu apakah itu Netflix. MUI tidak ketertarikan buat ulas selanjutnya masalah fatwa haram Netflix. Duh, jika begini kasihan MUI ya sudah difitnah dan dihina macem-macem. Yok, lah, lakukan check kebenarannya dahulu saat sebelum ikutan nyebar informasi.

  1. Fatwa haram Netflix itu kok ya ndilalah bebarengan sama informasi masalah ustaz yang ngomong jika sabu itu halal karena tidak ada dalilnya di Al-Quran . Maka banyak meme yang banding-bandingkan getho

Sesaat sesudah ada rumor fatwa haram Netflix, eh, lha kok ada informasi ustaz di Madura yang ngomong jika sabu itu halal. Akhirnya dua informasi ini menjadi banyak jadi meme sama warganet. Ketika Netflix diharamkan, sabu malah dihalalkan.

Walau sebenarnya ke-2 nya podo ngawur-nya. Ustaz beraliran menyimpang itu namanya Ahmad Marzuki. Ia berkelit sabu tidak dilarang secara eksplisit di Al-Quran. Ia claim jika sabu buat semakin semangat ngaji. Tidak sampai situ, Marzuki ini berani benar jual sabu ke santrinya!

  1. Virus corona yang buat sedunia ketar-ketir rupanya justru dipandang mudah sama Menteri Terawan. Huhu.. khalayak jadi sedih dech

Di saat dunia darurat karena virus corona sudah memasuki ke 9 negara, Menteri Kesehatan kita, Pak Terawan malah rileks saja menanggapinya. Ini dia berikan saat berkunjung kantor BRI 2 (yang pernah dihebohkan karena ada virus corona di situ). Sebagai pembuktian jika di situ tidak ada virus corona, Terawan tiba tanpa memakai masker.

Simak Juga: Jejak UB.

  1. Masih ingat sama pembawa bendera trending waktu demonstrasi siswa? Lutfi, belakangan ini ngomong jika dia disetrum aparatur saat jalani pengecekan

Dalam persidangan baru saja ini, Lutfi akui jika dia disetrum dan dianiaya polisi saat diminta info. Dia disepak sekalian dipaksakan ngaku sudah melemparkan batu ke polisi waktu demonstrasi beberapa lalu.

Sebab menganggap ada di bawah penekanan, pada akhirnya Lutfi mau tak mau mengikuti keinginan polisi. Tetapi, ya.. seperti umumnya, aparatur tidak ada yang ngaku. Ucapnya mereka sudah bekerja secara professional.

  1. Berita yang lain cukup mengelitik ialah masalah pemberhentian Helmy Yahya dari bangku Dirut TVRI. Argumennya itu lo, periode karena ia ngizinin siaran Liga Inggris??!

Harus dianggap jika sepanjang Helmy Yahya memegang, sangat banyak kebaruan di badan TVRI. Dia sepakat untuk beli hak siar Liga Inggris dan Discovery Kanal. Dia menjadi orang dibalik rebranding besar TV khalayak itu, terhitung logonya yang saat ini jadi keren dan tidak kuno kembali.

Tetapi malah kebaruan-kebaruan itu dipandang Dewan Pengawas tidak sesuai misi visi TVRI. Akhirnya, Helmy juga dihentikan dari bangku Direktur Khusus. Ya, jika tidak mau pengembangan, tidak boleh bingung jika TVRI jadi tidak banyak yang nonton~

 

Gimana, Gaes, sudah istigfar berapakah kali sejauh baca kelompok informasi di atas? Ya, moga-moga pekan kedepan tidak ada dech kejadian seperti itu.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *