7 Pesona Alam dan Budaya Flobamorata Jendela Timurnya Indonesia

Mau jalan jalan irit bujet anti-mainstream ke pantai, gunung, padang savanna sekalian pelajari budaya wilayah dalam sekali berlibur? Flobamorata jawabnya. Kemungkinan beberapa dari pelancong tidak asing dengan istilah ini, atau ada yang belum mengetahui?

Flobamorata sebagai ringkasan dari beberapa gugusan pulau seperti Pulau Flores yang populer sebagai komunitas Komodo, Pulau Rote dengan Pantai Mulut Seribunya, Pulau Sumba yang populer dengan Pantai Nihiwatu dan Bukit Warindingnya, Pulau Timor dan Pulau Alor yang populer dengan eksotisme pantainya, dan Pulau Lembata dengan adat penangkapan hiu.

Selain tempat rekreasi yang sudah disebut, rangkaian Pulau Flobamorata ini simpan banyak surga surga kecil dan keanekaragaman budaya yang tidak kalah memikat buat ditelusuri. Yok baca apa tempat rekreasi alam dan budaya yang perlu kamu datangi saat pelesiran ke Flobamorata!

1. Bukit Pelangi Ala-ala Arizona

Tidak perlu jauh jauh keluar negeri untuk menyaksikan panorama sama Painted Hills Oregon, #DiIndonesiaAja punyai kok, terletak di Pulau Sabu, Kecamatan Hawu Mehara, Kabupaten Sabu Raijua, Nusa Tenggara Timur.

Kelabbba Maja kerap dipanggil kota tempat tinggal beberapa dewa dalam dogma Yunani Kuno, karena pemandangan yang dihidangkan berbentuk relief batu-batuan elok warna putih, cokelat, merah dan biru. Ditanggung kalau travelling ke arah tempat ini buat tidak berhasil move on sama panoramanya.

Simak Juga. Jejak pewarta.

2. Pasir Pantai Oetune

Yang eksotik eksotis memang paling dapat menarik perhatian yah, satu diantaranya seperti Pantai Oetune yang berada di Tuafanu, Kualin, Kabupaten Timor tengah Selatan.

Perpaduan birunya laut dan bentangan padang pasir yang eksotik saat didera sinar halus matahari jadikan situasi tempat ini seperti pada Timur tengah, kurang unta dan karpet terbang Aladdin saja nih terasa kembali berlibur di Timur tengah betulan.

Simak Juga: Jejak unsyiah.

3. Pulau Seribunya

Kalau Jakarta populer dengan rangkaian Pulau Seribunya, karena itu Maumere populer dengan gugusan Pulau Teluk Maumere yang terdiri dari 10 pulau besar dan kecil yang beberapa memiliki penghuni, di antaranya; Pulau Besar, Pulau Koja, Pulau Pemana, Pulau Kambing, Pulau Sukun, Pulau Parummaan, Pulau Dambila, Pulau Pangabatang, Pulau Babi dan Pulau Kondo.

Birunya laut dan bentangan pasir putih siap menyongsong kehadiran kamu bila bertandang ke pulau pulau ini, tetapi kurang senang rasa-rasanya bila cuman berswafoto dan bermain pasir saja.

Kamu bisa juga menegur dasar bumi dan saksikan secara langsung kehidupan beragam tipe biota laut yang hidup di teritori Taman Laut Teluk Maumere ini. Janganlah lupa tidak untuk tinggalkan sampah ya.

4. Kota Seribu Tenun

Sudah sebagai tanggung-jawab bersama pada kelestarian budaya wilayah. Selainnya populer dengan rangkaian pulau dan keelokan rekreasi baharinya, Kota Maumere dipanggil sebagai “Kota Seribu Tenun Ikat”. Kota yang sempat mendapat rekor MURI tenun ikat di tahun 2015 ini, memiliki dua sanggahr budaya tenun ikat yang namanya Lepo Lorun dan Bliran Sina.

Di sini kamu dapat saksikan secara langsung proses pembikinan kain tenun ikat asli Maumere, bahkan juga kamu bisa juga cobanya loh. Tempatnya yang instagenic tetapi tidak kurangi nilai budayanya ini benar-benar pas buat kamu beberapa pemburu photo dengan latar yang aesthetic. Mari selekasnya ke Maumere dan melengkapi koleksi feed instagram kamu.

Baca Juga: Jejak UB.

5. Cakrawala di Bukit Liaga Kota Baru

Nusa Tenggara Timur benar-benar sangat populer dengan perbukitannya yang cantik cakap. Untuk kamu pencinta travelling yang menyenangi rintangan dengan sedikit memicu adrenalin, ini tempat rekreasi yang pas untuk didatangi.

Kondisi trek-nya yang naik dan cukup terjal jadikan, perolehan di pucuk jadi lebih memiliki makna. Sesampai di pucuk, kamu akan disuguhi dengan bentangan bukit-bukit kuat yang memotong samudra, duh ditanggung rasa capeknya langsung lenyap dech.

Menyaksikan matahari keluar di tempat ini tidak kalah baiknya kok, apa lagi didampingi sama orang yang special dengan panorama yang khusus juga.

6. The Amazing of Wolobobo Village Upon the Clouds

Perpaduan bentangan awan bak kapas putih dan siluet Gunung Inerie yang bernaung di bawah garis cakrawala yang serupa, menggambarkan bagaimana hebatnya Tuhan bekerja untuk mencipta bumi Indonesia tersayang. Selainnya siluet Gunung Inerie sebagai view-nya, pada tempat ini ada beberapa spot photo modern yang makin memperbaiki berlibur kamu ke arah tempat ini.

Penasaran? Mari langsung bertandang ke tempatnya yang berada di Dusun Turekisa, Kecamatan Gelowa Barat, Kabupaten Ngada, Flores, Nusa Tenggara Timur.

7. Menghidupkan Riwayat, Menyelami Kehidupan Jaman Megalitikum dengan Berkunjug ke Rumah Tradisi Bena

Indonesia sebuah Negara kepulauan yang mempunyai diversitas kebudayaan. Ini yang membuat Negara kita unik dimata dunia. Sebagai masyarakat Negara yang menyukai budaya bangsanya, telah sepantasnya kita senang dan ikut menolong melestarikan kebudayaan wilayah yang ada.

Ada berbagai macam langkah yang bisa kita kerjakan, satu diantaranya dengan mengeksplor budaya itu. Ingin belajar riwayat sekalian berekreasi? Datangi saja ke Dusun Bena yang berada di Dusun Tiwuriwu, Kecamatan Aimere, sekitaran 19 km selatan dari Bajawa.

Bangunan rumah yang memakai batu, kayu dan beratap rumbai ini, menggambarkan bagaimana kehidupan jaman megalitikum berjalan. Salah satunya bukti unik mengenai tempat ini yakni, sebagai daerah tradisi paling tua di Flores yang bertahan di dalam zaman kekinian.

Kampung ini terbagi dalam lebih kurang 45 buah rumah yang sama-sama melingkari dengan 9 suku yang menempati beberapa rumah itu. Beberapa suku itu diantaranya, suku Dizi, suku Dizi Azi, suku Wahto, suku Gemuruh Lalulewa, suku Gemuruh Solamae, suku Ngada, suku Khopa, dan suku Ago.

Wah rupanya daya tarik nusantara seindah itu ya. Begitu 7 daya tarik alam dan budaya Indonesia dari bumi Flobamorata yang bisa penulis rangkum.